welcome to my little worlds

BERHARAP, AKU ADALAH SILUET JINGGA DIUJUNG SENJA, SESAAT, NAMUN CUKUP BERARTI...

flowers....

Loading...

Senin, 04 Maret 2013

Goin Mad

segalanya kacau..pikiran saya galau..
terlalu banyak pikiran..
namun hanya sedikit memori otak yang bisa dipergunakan secara maksimal..

manusia semakin mendewakan barang" kesayangannya..
menjadikan benda" sebagai Tuhan..
apakah dunia ini sudah gila??

manusia tidak lagi menghormati orangtuanya..
manusia tidak lagi mengasihi saudaranya..
manusia tidak lagi menghargai sesama..
apakah dunia ini sudah kacau??

manusia tidak pernah puas..
ingin mendapat yang lebih..
tapi justru malah mengorbankan yang jauh lebih penting dan berharga..
apakah dunia ini sudah hancur??

ya, jawabannya adalah ya..
dunia ini sudah gila dan akan semakin gila..
dunia ini sudah kacau dan akan semakin kacau..
dunia ini sudah hancur dan akan semakin hancur..

apakah kita akan terus hidup di dunia yang semakin gila ini?
apakah kita akan terus hidup di dunia yang semakin kacau ini?
apakah kita akan terus hidup di dunia yang semakin hancur ini?


/*diketik sambil menangisi keadaan dunia yang semakin hari semakin kacau*/
/*diketik oleh seorang manusia yang penuh dosa*/
/*diketik oleh seorang manusia yang merasa sedang berada dalam badai hidup*/
/*diketik oleh seorang manusia yang merasa sedang berada dalam lembah kekelaman*/
/*diketik oleh seorang manusia yang bernama dewi*/

Senin, 19 November 2012

hari yg campur aduk, kayak bakso

dear ry,

today is a hard day
terutama karena kepikiran anak2 yg cuma sendirian dirumah sama pembantu sampai wiken depan aq bisa pulang...

semalem di bis, di sms si embok, katanya anak2 kebamgun dan nangis semua...my godness, rasanya pengeen saat itu juga turun dari bis trus lari pulang....berasaa bgt jadi ibu yg gak bertanggung jawab

sampai purwokerto jam 1, dilanjutin naik ojek tengah malem buta ke purbalingga...mmm rutinitas tiap minggu malam yang mulai memjemukan..

sore ini sebetulnya pengem nonton breaking down sebagai sesi killing the time kayak biasanya...tapi ujan..yaudah deh gak jadi,

akhirnya cuma nongkrong di kamar mess sambil nulis curhatan ini ke kamu, its better dari pada cuma ngomong sama tembok kayak biasanya

cuma mampu sms "anak2 rewel gak?" dan waktu dapet jawaban rewel, yang aq dapati, aq gak berdaya apa2 meredakan kerewelan mereka....

gak brani telp juga, karena seperti yang sudah2 mereka bakal nangis bombai sambil bilang "mama ga usah kerja...mama dirumah aja..."  :(

sedih ry..




Minggu, 18 November 2012

Sabtu, 10 November 2012

dear God

dear God,

are u there?

aku hanya bisa mendengar namamu didengung2kan tapi tidak pernah bisa merasakan kehadiranmu, salahkah aku?

aku berusaha mencarimu dimana mana, tapi yang aku temui hanya ruang kosong, hampa dan sunyi

dan aku masih tetap sendiri disini,

tanpamu

life is so hard n sucks...but its must go on, everybody said like this..

wat must I do ?


Rabu, 07 November 2012

Tulisan ga jelas

Pagi ini hujan, lumayan deras, dan lumayan membasahkan sebagian tubuh saya saat berangkat ke kantor. Tapi masih sempet juga beli bubur ayam buat sarapan kok, hehehe...

Udah kebayang bakal tersiksa di jam jam lapar kalo aktifitas yang satu ini terlewatkan.

Mmmmhhh...saya baru nyadar kalo Diet ketat saya udah berantakan seminggu terakhir ini. plus nge gym juga udah ga jalan lagi, padahal udah sewa personal trainer mahal mahal.

Something wrong about me...tapi saya ga bisa cerita disini kenapanya...

Nanti deh kalo suasana hati udah mulai normal lagi saya bakal kembali diet ketat plus rutin nge gym lagi.

Siang ini ga bisa tidur di meja seperti biasanya. jadi akhirnya bikin curhatan gak jelas ini deh...

oya, tadi sempet kepikiran mo cari kos di Purwokerto buat jaga2 kalo abis mudik tiap minggu, daripada menempuh perjalanan jauh tengah malem seorang diri. mmm..gud idea sih, plus mengakomodir hobby kelayapan saya saat ini, coz jarak tempuh purwokerto purbalingga lumayan jauh juga

Laper...titipan makanan blom dateng2

Celana panjang masih basah juga, moga2 gak masuk angin. Amin..




Selasa, 06 November 2012

ga tau kenapa, akhir akhir ini gampaaaaang banget mellow hanya karena ngeliat ibu ibu berkerudung dibonceng naik motor sama suaminya. Berasa homey banget ngeliatnya.

jadi tambah ngerasa jauh dan far far away from home.

dan jadi ngerasa tambah stuck

huft !

Kamis, 24 November 2011

MERAIH KESUKSESAN HIDUP, MENINGKATKAN KEDAMAIAN HATI DAN KEBAHAGIAAN DENGAN SEFT


Buku yang berisi mengenai tekhnik revolusioner (SEFT, Spiritual Emotional Freedom Technique) untuk penyembuhan berbagai penyakit fisik maupun psikologis (Healing), meraih sukses (Success), meraih kebahagiaan di dalam hidup (Happiness), dan menjadi orang yang mulia (Greatness).

Berawal dari seorang sarjana psikologi Universitas Airlangga (Ahmad Faiz Zainuddin) yang mendedikasikan hidupnya pada ilmu pengembangan diri (Personal Development). Ia mempelajari EFT (Emotional Freedom Technique) dan energy psychology yang diberikan langsung oleh Steve Wells (Australia), pakar EFT for peak performance; pendiri Body Mind Integration Institute, John Hartung (Colorado, USA); ketua asosiasi energy psychology wilayah Asia Pasifik, Joseph Guan (Singapore); pakar Primordial Energy Activation and Transcendence (PEAT), Carol Saito (Italy); dan belajar melalui video course dari penggagas EFT, Gary Craig (California, USA). Selain itu juga mempelajari New Code of NLP (Neuro Lingusitic Programming) dari Chris & Jules Collingwood (Sydney, Australia).

SEFT berangkat untuk mengatasi masalah-masalah fisik seperti: sakit kepala, nyeri punggung, maag, asma, sakit jantung, overweight, alergi, autisme, dan sebagainya.

Masalah emosi seperti: phobia, malas, trauma, depresi, cemas, kecanduan merokok, kecanduan narkoba, stress, insomnia, dan sebagainya.
Mengatasi berbagai masalah keluarga dan anak anak : ketidakharmonisan keluarga, selingkuh, masalah seksual, diambang perceraian, anak nakal, anak malas belajar, anak mengompol dan sebagainya.

Meningkatkan prestasi : meningkatkan prestasi olah raga, prestasi kerja, prestasi belajar, meningkatkan penjualan, memperlancar negosiasi, mencapai goals dan target.

Cukup dengan hanya 5-25 menit, masalah-masalah tersebut dapat teratasi dengan permanen.

“Pada saat pertama kali berkenalan dengan teknik spektakuler ini yang saya rasakan adalah skeptis, enggan, ragu ragu dan tidak percaya, namun saya melaksanakannya saja walaupun dengan keraguan dan seperti orang bodoh. Hebatnya SEFT tetap efektif walaupun saya tidak percaya” pengantar Ahmad Faiz Zainudin, sang penulis buku sekaligus founder SEFT.
Halaman halaman awal buku ini dibuka dengan pengantar yang disampaikan oleh Ary Ginanjar Agustian dan Abdullah gymnastiar. Dibawah ini saya kutipkan satu bait dari kata pengantar dari tokoh tokoh terkemuta terebut :
Abdullah Gymnastiar,“Dalam waktu kurang dari 5 menit, punggung saya yang sangat sakit langsung membaik hanya dengan 3 putaran SEFT. Karena penasaran, saya meminta beliau untuk mengajari saya lebih banyak tentang SEFT dan hari itu juga saya langsung mempraktikkannya dengan cukup berhasil pada berbagai masalah.”

Ary Ginanjar Agustian,”Buku ini menawarkan skill praktis yang telah terbukti banyak membantu para parktisinya dalam mengatasi berbagai masalah fisik dan emosi, meningkatkan kinerja dan prestasi serta membantu menemukan kedamaian hati.”
Selanjutnya Bab 1 dan 2 buku ini secara detail menjelaskan latar belakang lahirnya SEFT, yang bermula dari akupunktur dan acupressure. SEFT bekerja dengan prinsip yang kurang lebih sama denga akupuntur dan acupressure. Ketiganya berusaha merangsang titik titik kunci di sepanjang 12 jalur energi (energi meridian) tubuh yang sangat berengaruh pada kesehatan kita. Perbedaannya SEFT menggunakan cara yang lebih aman, mudah, lebih cepat dan lebih sederhana dibanding pendahulunya (akupunkutur dan acupressure), selain itu spectrum masalah yangt dapat diatasi SEFT juga lebih luas.

Seperti dianalogikan dalam Bab 3, bahwa energi tubuh sama dengan energi elektromagnetik yang diterima pesawat televisi. Kita tidak dapat melihatnya, bahkan tidak dapat merasakannya tetapi kita tahu bahwa energi itu ada dari akibat yang ditimbulkannyu (acara televisi yang kita lihat)

Kalau dipikir bagaimana bisa dari jarak ratusan kilo meter, serangkaaian gambar dan suara dikirim melalui media yang tidak terlihat dan tidak terdeteksi oleh panca indra kita. Tapi walaupun tidak masuk akal dalam pikiran kita yang awam ini energi elektrik itu ada, karena buktinya dapat kita lihat dan dengar tiap hari dalam acara televisi yang kita tonton.

Bagaimana jika kita coba buka bagian belakang televisi dan kita masukkan magnet atau kita copot satu komponen didalamnya ? dampaknya akan kita rasakan segera, tiba tiba gambar dan suara TV jadi kacau, kita tidak bias melihat acara TV favorit kita dengan jernih. Hanya satu gangguan kecil dalam system energi televisi bisa menimbulkan kacaunya proses siaran televisi.

Seperti itu pula system energy tubuh kita. Jika aliran energy tubuh ini terganggu karena dipicu kenangan masa lalu atau trauma yang tersimpan dalam alam bawah sadar kita, emosi kita jadi kacau, mulai dari yang ringan seperti bad mood, malas dan tidak termotivasi melakukan sesuatu, hingga yang berat seperti PTSD, depresi akut, phobia, kecemasan berlebihan dan stress berkepanjangan. Semua ini penyebabnya sederhana saja, terganggunya system energy tubuh. Karena itu solusinya juga sederhana saja, menetralisir kembali gangguan energy itu dengan SEFT.

Aliran energy yang tersumbat dibeberapa titik kunci tubuh kita harus dibebaskan, hingga mengalir lagi dengan lancar. Dan cara membebaskannya adalah dengan mengetuk ringan dengan dua ujung jari (tapping) dibagian tubuh tertentu.

Selanjutnya buku ini menjelaskan secara detail bagaimana kita melakukan SEFT, mulai dari : the Set Up, the Tune in hingga the Tapping berikut kiat kiat sukses untuk melakukan SEFT yaitu : Yakin, khusyu, ikhlas dan pasrah yang dijelaskan secara menyentuh.

Pada bab bab selanjutnya buku ini menerangka secara gambalang tips tips penting melakukan seft, termasuk saran untuk melaksanakan SEFT di berbagai bidang.

“Its amazing, I cant believe it. It was so skeptical, but it works ! thank God !” begitulah rata rata respon para senior yang telah mempraktekkan SEFT.

Dan yang lebih amazingnya lagi, menurut saya, ternyata SEFT tidak hanya bisa dilakukan dengan cara bersentuhan langsung dengan pasien, tetapi bisa juga dilakukan dari jarak jauh (Surrogate SEFT) seperti di jelaskan secara sistematis dalam Bab 6, bagaimana kita melakukan surigate SEFT, termasuk dasar dasar ilimiah bagaimana surrogate SEFT ini dapat bekerja)

SEFT selain untuk penyembuhan (fisik dan emosi) juga bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja dan kesuksesan (SEFT for peak performance) dan untuk meningkatkan kedamaian hati dan kebahagiaan (SEFT for inner peace). Dalam bab bab selanjutnya dijelaskan secara gamblang bagaimana kita melakukan SEFT for peak performance dan SEFT for inner space ini. Dilengkapi dengan pengertian sukses dan bahagia melalui serangkaian pesan pesan motivasi, dan pengalaman pengalaman hidup yang sangat menyentuh dan inspiratif.

Saya sendiri sempat mengikuti training selama 3 hari tentang bagaimana melaksanakan SEFT ini pada tanggal 5-7 November 2010 dan hasilnya sangat mencengangkan. Dengan melaksanakan SEFT secara rutin diberbagai masalah yang saya temui, baik pada diri saya sendiri maupun orang orang disekitar saya, hingga saat ini kadang saya masih tidak percaya bahwa saya mampu melakukannya, yaitu penyembuhan2 penyakit fisik dan emosi baik pada diri saya sendiri maupun pada orang orang disekitar saya.

Menurut saya, semua orang harus membaca buku ini, dan yang terpenting lagi, mempraktekkan SEFT, karena sama sekali tidak ada kesulitan dalam mempraktekkan SEFT, sama sekali tidak ada efek samping, karena SEFT dengan sangat efektif dapat mengatasi berbagai masalah fisik dan emosi sehingga kita dapat menikmati hidup yang lebih berkualitas dan bermartabat.

Judul : SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECNIQUE (SEFT) for
Healing + Success + Hapiness + Greatness
Penulis : Ahmad Faiz Zainuddin
Penerbit : Afzan Pubishing
Cetakan : Pertama 2010
Tebal : 290 halaman

Selasa, 08 November 2011

IKHLAS...


Salah satu hikmah dari Idul Adha adalah keikhlasan. Ikhlas. Satu kata yang sering disebut, gampang diucapin, banyak muncul di berbagai teori, tapi termasuk yang tersulit untuk diimplementasikan.

Well, kalau kata orang beberapa kunci kebahagiaan hidup antara lain: syukur, sabar, dan ikhlas. Jadi, ketika hidup mulai ga bahagia artinya ada salah satu dari 3 kunci itu yang ga sempurna. Kurang syukur, kurang sabar, atau kurang ikhlas.

Saya ga pandai menyatir ayat Quran ataupun petikan hadits. Cuma meramu common sense dan logika simple aja.

Belakangan ini saya merasa kehidupan saya agak sedikit sulit dan terasa berat. Berasa jadi sapi perahan atau kuda pacu seiring dengan pressure kerjaan yang sedang tinggi dengan load yang juga banyak. Akibatnya, seringkali terasa lelah.. Lelah fisik dan lelah hati..

Tapi, ah ternyata dulu saya pun pernah melewati hari-hari dimana otak terus bekerja hingga lewat tengah malam, fisik terus digunakan hingga dini hari, namun lelah seakan tak terasa karena ada rasa bahagia.

Ya, energi otak dan fisik dikeluarkan dengan keikhlasan yang paripurna..

Ya Rabb, berkahilah saya dengan kemampuan untuk ikhlas..

Ikhlas, wi....

Rabu, 02 November 2011

Lelah


melayani berbagai tuntutan selama seminggu penuh ini membuat pertahanan saya melemah juga,,segala kejenuhan yang terjadi membuat saya cenderung memilih untuk menghindari saja tuntutan-tuntutan tersebut daripada menghadapinya..

bosan, lelah, jenuh, dan kombinasi 4L membuat cadangan energi yang tersimpan pada saya menipis..setelah sebelumnya kekuatan mental melemah, imbas lebih lanjutnya adalah kondisi fisik saya menurun..

saat ini saya berada dalam kondisi bahwa saya sedang ingin sendiri, berkontemplasi, mencoba kembali menata hati dan menyiapkan diri dari gempuran-gempuran tuntutan yang datang tak henti-henti..

lelah..lelah..
ingin rasanya membawa diri ini ke tempat terasing seorang diri..
ingin rasanya saya matikan saja handphone saya, agar deringan SMS-SMS masuk tak jauh membuat saya jadi sinting..
ingin saya larut dalam dunia imajinasi saya sendiri..

saya bukan seorang super yang dapat terus hidup, berpikir realistis, mencari solusi dari permasalahan yang ada, menjawab segala pertanyaan, di segala waktu dan ruang..di pagi dan sore hari, di kepekatan gelap malam dan sunyi..

saya adalah lemah, yang terpaku dalam reruntuhan puing pertahanan diri..
membangun kembali senyum tulus yang terpancar..
membangun kembali pancaran cahaya aura yang memudar..
membangun kembali kekuatan yang terseok..

gila..
autis..

wahai doraemon, andaikan nyata, pinjamiku alat penghilang diri,,

Kamis, 27 Oktober 2011

Chickenpox really makes my live miserable


Aku selalu ngajari orang, untuk PEDE. Nggak takut ngadepin siapapun, nggak canggung ngadepin wanita secantik apapun. Tetep luwes bicara di depan siapapun. No Fear...bahkan kadang aku nggak bisa mentolelir orang2 yang nggak pede hanya karena urusan, penampilan

tapi aku baru tahu rasanya minder....gara2 chickenpox sialan. It's really make my live miserable...!!

Perih


Dear G,

Hari ini saya cuma ingin bercerita sedikit tentang hari ini
hari yang sangat mengecewakan
hari yang mampu membuat pertahanan saya luluh hingga ke dasar
hari yang membuat saya ingin menangis, tapi tidak mampu mengeluarkan setitikpun air mata

saya bener bener gak tau apa salah saya hingga kebijakan itu harus dijalankan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu terhadap saya
rasanya saya seperti onggokan tempat sampah kosong

tak berguna

hampa

tapi saya tau saya tetap harus bertahan
karena hidup tidak bisa hanya diselesaikan dengan air mata dan keluh kesah

tapi saya bener bener nggak tau G,
sampai kapan saya mampu bertahan ditengah situasi yang tidak menentu ini

sungguh...

wish you here G,
hold me tight and accompany me facing the world...
im scary...

Selasa, 25 Oktober 2011

suatu cerita tentang masa


:G

Aku telah bercerita banyak tentang kamu
meski kita tidak bisa kembali seperti kemarin
tetapi datang ke rumahmu, berdiam di dalamnya
telah membuatku kembali pulang
kepada kenangan yang ternyata tidak hilang

Tahukah kamu ?
terkadang menjadi sendiri lebih nikmat
seperti bintang di angkasa
bintang yang sendiri lebih terlihat
daripada bintang yang bertebaran di langit gelap
mereka tertawa, aku tak pernah bersikap untuk menghibur

Aku merasa kembali pulang
ternyata setelah kehilangan, datang kembali memang dikatakan pulang
aku suka dengan tubuhmu yang bersemayam dengan kata-kata
meski kini kita tidak lagi bisa merengkuh dan mereguk
kita pun berbagi banyak perjalanan sepanjang kita pergi sendiri

G, ternyata banyak yang berubah setelah lama kutak sambangi kau
jalan-jalan menuju rumahmu kini sudah bertumbuh dengan ruko-ruko
semakin banyak kemacetan yang kulihat karena truk yang hilir mudik
bunga di taman itu sudah semakin banyak dan semakin bermekar
dia pun merasa kehilangan, seperti aku yang kehilangan kamu

G, ketika kita tak mampu kembali ke masa kemarin dan tidak lagi bisa menjadi kemarin, ada yang membuat kita kerasan dan tetap betah mengingat masa kemarin yang begitu manis dan terlalu sayang untuk dilupakan, ada cerita yang harus terus terukir dengan bahagia dan membuat kita semakin cinta untuk pulang,

yaitu kenangan.

Tentang sepi yang meraja


Dear G,

Rasanya tidak begitu lama kita tidak bertemu meski telah berapa bulan kita terbentang jarak. Apa kabarmu, itu yang hendak kutanyakan. Berkali-kali kutanya lewat angin, hujan, matahari, dan bulan, mungkin aku tahu jawabmu adalah sama. Tetapi lewat pertanyaan berbasa-basi itu, aku setidaknya ingin membuat sebuah persetujuan denganmu bahwa kita memang baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Kalau kau bertanya tentang apa yang saat ini paling kunikmati, tentu akan kujawab adalah kesendirianku. Ternyata kesendirian itu lebih nikmat daripada hura-hura. Lewat kesendirian itu, aku lebih bebas dengan segala hal yang akan kulewati dan ingin kutempuh. Bahkan tulisan untukmu kali ini, kutulis dengan kesendirianku.

Semakin dewasa, aku semakin sadar ternyata kita akan semakin bergelut dengan kepentingan saja. Aku semakin mengerti bahwa keutuhan yang ada di dunia ini bersifat sementara. Ia akan melebur sendiri dengan keadaan, keberadaan, dan keberadaban. Dan semakin dewasa pula, kita pelan-pelan telah dilepas untuk sanggup berdiri sendiri dan melintasi segala hal yang ingin kita raih.

Sekarang aku cenderung memilih jauh dari hiruk-pikuk dan lebih memilih pulang, membaca buku, atau mencari teman satu-dua orang untuk berdiskusi. Entah orang-orang mengatakan aku memang ingin mengasingkan diri atau tidak, tetapi dengan cara ini aku mendapatkan apa yang aku inginkan.

Dan aku pun sesekali rindu tentang rumah. Dengan cara ini, aku belajar berkawan, bukan melawan sepi. Aku mencintai sepi seperti aku mencintai diriku, seperti aku mencintai segala kenangan tentang kamu dan yang kutangkap dari segala medan perih ternyata tidak pernah menjadi nyata. Ia hanya lembaran yang begitu klise. Dengan mencintai sepi itu, selalu ada rasaku yang pulang meski jasmaniku masih berada di sini. Masih ada kehangatan tentang rumah yang tak pernah hilang dan kuketahui bahwa yang dinamakan rumah adalah ketika kita mampu menempatkan hati di mana saja kita bisa merasakan zona nyaman.

Di sini sangatlah sepi. Awan berarak ke timur, kata orang-orang dan aku percaya saja. Tidak ada suara kereta, mobil, atau kebisingan lain. Aku pun bisa memutar Enya dengan jelas meski volume suara yang sangat kecil. Cenderung pula aku menghabiskan waktuku dengan tidur meski tak pernah merasa nyenyak. Seringkali aku terbangun di tengah malam atau waktu tidurku tidak pernah sama dengan ketika aku berada di rumah. Tapi bagiku cukup.

G, aku akan pulang. Entah di hari apa, tetapi kurasa kita tidak akan sempat bertemu. Namun aku selalu mendapatkan bahagia ketika aku sanggup menuliskan surat kepadamu dan dengan cara ini kuketahui bahwa kekayaan kata-kata bisa membuatku lebih bernyawa. Lewat cara inilah, kita bertemu.

Rabu, 14 September 2011

AKU TELAH MEMILIH JALANKU




DULU,DULU SEKALI AKU BERMIMPI
BERMIMPI UNTUK SELALU MENJADI PEREMPUAN PILIHAN
PEREPUAN YANG SELALU MEMBERI SEGENAP HATI DAN JIWANYA UNTUK KEBAIKAN
PEREMPUAN YANG MENGORBANKAN SELURUH JIWANYA UNTUK SEMESTA SEMPURNA
PEREMPUAN YANG MELURUHKAN SETIAP DETIK CINTANYA YANG BERDENYUT DI NADI HANYA UNTUK KEKASIHNYA TANPA KERAGUAN HINGGA AKHIR
PEREMPUAN TIADA BANDING YANG DIIMPIKAN SETIAP IBU UNTUK DILAHIRKAN
PEREMPUAN YANG DIBANGGAKAN SETIAP AYAH KEPADA PAGI DAN MATAHARI
SERTA AYAM JANTAN YANG BERKOKOK LANTANG DI TIANG PAGAR
SUCI DAN TAK TERGANTIKAN
TAPI..., AKHIRNYA AKU MENEMUKAN DIRIKU
HANYA SEORANG PEREMPUAN BIASA YANG BERDIRI DI PERSIMPANGAN JALAN PERSIMPANGAN JALAN DIANTARA BANYAK JALAN YANG TELAH KULALUI
DI MANA SETIAP PETUNJUKNYA MEMBERIKU ARAH DAN PANDU
DENGAN SEGALA KEMUNGKINAN
DAN AKU HARUS MEMILIH SALAH SATU JALAN ITU UNTUK BERTAHAN HIDUP
UNTUK BERTAHAN DARI SEGALA YANG MUNGKIN AKU TERIMA
BAIK ATAU BENAR,PERIH ATAU BAHAGIA MENERIMA ATAU MENOLAK
DAN INILAH AKU DENGAN SEGALA YANG BISA AKU BERIKAN
KEPADA SIAPA DAN APA PUN
DENGAN SEGALA MIMPI YANG BISA KURAIH
DENGAN SEGALA PERTARUHAN DI TANGANKU
SERTA SEGALA YANG DAPAT TUMBUH ATAU MATI DI GENGGAMAN
AKU TELAH MEMILIH JALANKU" !!

Kamis, 08 September 2011

Aku Rindu


Aku pernah menghujanimu dengan kata rindu, tapi ketika kau berkata "basi!" akupun berhenti. Bibirku kelu.

Berhenti mengatakan rindu tak mematikan rasa rindu itu.

Dinding-dinding hati adalah saksi bisu teriakan rinduku yang menggema liar dalam kekosongan.

Terlalu lantang gemanya hingga tak mampu kubendung lagi..."AKU RINDU!!!"

Rindu yang kuukir dalam tulisan-tulisan yang mungkin tak kan pernah kau tau. Rindu yang kulukis di atas awan dan kugantung dalam kegelapan.

"Aku rindu"...isakku dalam diam dikeheningan malam. Sendiri. Sepi. Tanpamu...

Ombak


Kita adalah ombak yang berkejaran, untuk kemudian menjadi buih ketika sampai di bibir pantai

Kita adalah ombak yang saling menggulung berpelukan, untuk kemudian surut terlepas

Kita adalah ombak yang menghanyutkan segala yang kita temui, untuk kemudian menghantarnya ke pinggiran

Kita adalah ombak yang ganas membentur karang, untuk kemudian pecah berderai

Kita adalah ombak, mari bermain hingga ke tengah...kejar aku, gulung aku, hantarkan aku mencium bibir pantai, dan kembali lari ke tengah lautan...bebas...

Keluhku


Semakin mudahnya akses untuk didengar/dibaca oleh orang lain semakin membuat orang lebih mudah mengeluhkan hal-hal yang dianggap ‘berat’ dalam hidupnya.

Masalah-masalah ‘berat’ yang sering kudengar dikeluhkan itu mulai dari macetnya Jakarta, kerjaan yang menumpuk, jenuh di tempat kerja, boss yang rese, teman yang nyebelin, THR yang udah habis buat shopping, putus cinta, belum ketemu jodoh, sampai keluhan karena belum memiliki gadget terbaru.

Miris dan malu ketika aku mengeluhkan hal-hal ‘berat' dalam hidupku yang masih sekitaran hal-hal diatas ketika disaat yang sama membaca berita-berita lain yang sungguh tak sanggup kubayangkan.

Derita Somalia, seorang ibu yang terpaksa harus memilih anak mana yang akan mati, seorang ibu yang terpaksa menghemat air untuk anak yang lebih mempunyai kesempatan hidup daripada memberikannya kepada anak yang sekarat, dan bahkan seorang ibu yang terpaksa dan dengan hati perih meninggalkan anaknya yang tergeletak sekarat dipinggir jalan dan sudah tak mampu berjalan menuju tempat pengungsian;

Apalah arti keluhanku ketika membaca seorang gadis muda yang terbaring sakit dengan penyakit langka, tak mampu menggerakkan seluruh tubuh dan disangga begitu banyak mesin yang menelan begitu banyak biaya, dan ketika pengobatan yang begitu mahal itu mulai menampakkan hasil dimana dia sudah bisa menggerakkan bibirnya untuk tersenyum, seluruh keluarga menangis dan bersujud syukur, walaupun tubuh yang lain masih belum mampu digerakkan...sedangkan aku yang mampu tersenyum kapanpun dimanapun seberapa banyakpun malah lebih sering memakainya untuk mengeluh atau bahkan mencibir;

Seorang bayi kecil dari keluarga miskin yang harus menjalani berbagai operasi agar dapat buang air besar, rutinitas normal yang sering kali kuanggap biasa dan sering lupa kusyukuri; dan banyak lagi penderitaan-penderitaan yang lebih layak dikeluhkan, dan untuk mengeluhpun mereka (sepertinya) sudah tak sanggup lagi. Banyak hal yang dengan mudah kulakukan dan kudapatkan sering kulupakan dan bahkan kusia-siakan, sementara ditempat lain itu adalah hal yang sangat berharga yang harus ditebus dengan begitu banyak biaya, bahkan nyawa.

Semoga tidak menunggu diambil dulu baru aku menyadari betapa berharganya semua itu dan betapa diberkatinya hidupku...

Notes to Soul...


Hi, soul...

Masih percaya bahwa segala sesuatu boleh terjadi krn memang harus terjadi? Masih percaya bahwa apapun yg terjadi, terutama hal yang gak enak bukanlah suatu kebetulan belaka? Masih percaya bahwa orang yang menjahati dan menyakitimu sekalipun sesungguhnya adalah 'malaikat' yg diutus untuk 'menamparmu'?

Jangan lupakan itu ya...

Kadang masalah hidup membuat kita lupa bahwa segala sesuatu ada rencana indah dibaliknya jika kita bisa mengambil pelajaran baik untuk semakin mengindahkan hidup.

Goodnight, soul...never worry, you're in the right Hand ;)

Selasa, 06 September 2011

BROKEN


Beneran...sama sekali gak bisa konsentrasi hari ini, gak tau kenapa...
mungkin karena efek perjalanan panjang semalam suntuk antara purworejo- surabaya..
mungkin karena kondisi hati yang lagi gak stabil...
mungkin juga karena mikirin anak2 yang sendirian dirumah..
Huuffttt !!
gak tau deh...
rasanya kehilangan semangat buat ngapa ngapain...
padahal kerjaan menumpuk dimeja

Oh, Lord...Gejala apakah ini..???

Senin, 15 Agustus 2011

Dear God


dear God,
in Your majesty,
You creat differences.
in my arrogance,
i question Your wisdom.
in Your mistery,
You create temptation.
in Your inferiority,
You make me more than i am.
so, here i am.
surrender me in the agony of Your love.
surrender me in the irony of Your law.
lead me to the joy of love redivined,
teache me how to love You more.

Cari kata-kata yang ngumpet di blog kita...

Memuat...